Apa Itu Stuktur Data? Simak! Pengertian, Jenis dan Contohnya

struktur data

Hallo BroTech pada kali ini kita akan membahas mengenai Stuktur Data dan apa sih kegunaanya. Salah satu hal penting yang tidak dapat ditinggalkan dalam pemakaian komputer adalah data. Data dapat diperoleh dari berbagai sumber, misalkan hasil pengukuran laboratorium, hasil survei, hasil angket dan lain sebagainya. Komposisi data dan logika dari algoritma yang memanfaatkan data tersebut berhubungan sangat erat. Data sederhana dapat kita himpun ke dalam suatu struktur data yang memuat informasi tentang hubungan antara item yang terdapat di dalamnya.

Dengan memahami berbagai macam struktur data, kamu akan mengetahui banyak cara untuk mengelola dan mengatur posisi data. Menarik sekali, bukan?

Tanpa perlu berlama-lama lagi, yuk disimak sampai selesai!

Pengertian

Struktur data adalah cara menyimpan dan mengatur data secara terstruktur pada sistem komputer atau database sehingga lebih mudah diakses. Secara teknis, data dalam bentuk angka, huruf, simbol, dan lainnya ini diletakkan dalam kolom-kolom dan susunan tertentu.

Dengan ini, data yang ada di komputer lebih mudah diakses dan diperbarui.

Fondasi setiap program komputer adalah data dan algoritma. Dengan algoritma, program komputer bisa menggunakan data secara efektif. Sementara struktur data ibarat kontainer yang menyimpan banyak data dengan layout tertentu. Tiap jenis struktur data memiliki layout masing-masing.

Dikarenakan memori komputer terbatas, layout (tata letak) data harus diatur dengan baik. Oleh sebab itu, penyimpanan data membutuhkan “formasi” khusus agar data lebih rapi dan tidak menghabiskan banyak memori.

Berikut analogi yang lebih sederhana untuk struktur data.

Swalayan memiliki rak dan tata letak tertentu untuk menempatkan barang-barang. Mereka meletakkan minuman, makanan ringan, roti, sabun, dan keperluan rumah tangga lain sesuai jenis dan kategori barangnya. Ketika pelanggan mencari minuman, ia bisa langsung pergi ke rak khusus minuman dan tidak perlu berkeliling ke seluruh swalayan.

Baca juga : https://solit.putrateknologiindonesia.com/blog/

Jenis Struktur Data dan Contoh Struktur Data

Klasifikasi struktur data terdiri dari linear dan non-linear. Masing-masing klasifikasi dibagi lagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

Jenis Struktur Data Linear

Jenis struktur data linear dibagi dalam dua jenis, yaitu struktur data statis dan dinamis.

1.Array (Statis)

Struktur data

Array (statis)) merupakan Array memiliki item/tipe yang sama. Kumpulan elemen dalam array memiliki jarak yang saling berdekatan. Dengan array,Stack (Dinamis) merupakan Array memiliki item/tipe yang sama. Kumpulan elemen dalam array memiliki jarak yang saling berdekatan. Dengan array, analyst bisa mencari data acak cukup dengan menggunakan indeks. Arrays terdiri dari dua jenis, yaitu one-dimensional array dan multi-dimensional array.

2.Stack (Dinamis)

struktur data

Stack merupakan struktur data yang berfungsi menghapus atau menyisipkan item baru di bagian atas tumpukan (stacks).

Bayangkan stack adalah tumpukan buku. Ketika seseorang ingin mengambil buku yang berada di tumpukan tengah, orang itu harus mengambil buku yang di atasnya terlebih dahulu.

Stack menggunakan konsep LIFO (last in first out). Artinya, item terakhir yang ditambahkan dalam tumpukan adalah item pertama yang nantinya akan keluar dari tumpukan.

3.Queue (Dinamis)

struktur data

Queue merupakan tipe data linear di mana analyst hanya bisa menyisipkan atau menambahkan elemen di bagian paling belakang. Sementara untuk menghapus elemen hanya bisa dilakukan di bagian paling depan.

Sederhananya, queue sama seperti antrean di kasir swalayan. Orang yang berada paling depan akan dilayani pertama. Sebaliknya, orang yang berada di antrean paling belakang dilayani terakhir.

Queue menggunakan konsep FIFO (first in first out). Elemen yang bisa dihapus hanyalah elemen yang berada di bagian terdepan. 

4.Linked List (Dinamis)

struktur data

Linked List merupakan menghubungkan elemen data melalui serangkaian node. Setiap node berisi data aktual (semua jenis data) dan pointer (link). Dalam linked list, pencarian data dilakukan secara manual.

Operasi dasar dalam linked list adalah menambahkan, menghapus, dan mencari item dari daftar (list).

Baca juga :https://solit.putrateknologiindonesia.com/inilah-arti-nama-nama-prosesor-laptop-dari-intel/

Jenis Struktur Data Non-linear

Struktur data non-linear adalah struktur data yang tempat elemen-elemennya tidak berurutan atau tidak linear. 

1.Tree

struktur data

Tree adalah struktur data bertingkat yang tersusun dari beberapa nodeNode paling bawah disebut sebagai leaf node dan node paling atas disebut root node. Setiap node berisi pointer ke titik node yang berdekatan.

Analogi sederhana trees adalah struktur hubungan dalam keluarga. Kakek memiliki beberapa anak. Anak-anak tersebut akan menikah dan menjadi orang tua.

Trees memiliki beberapa jenis struktur data, seperti binary tree, binary search tree, B-tree, dan AVL tree. Di antara jenis-jenis tersebut, binary tree adalah salah satu yang paling sering dipakai.

2.Graph

struktur data

Graph dikenal juga sebagai networks. Dalam graph, setiap node disebut sebagai verticesGraph terdiri dari kumpulan vertices dan koneksi (edges).

Analogi sederhana dari graph adalah social network. Manusia diibaratkan sebagai nodes dan persahabatan atau hubungan adalah edges. Setiap perkenalan manusia dengan manusia lainnya menghasilkan jaringan atau persahabatan baru.

Contoh kegunaan dari Stuktur Data

Bayangkan struktur data sebagai kumpulan buku yang ada di perpustakaan. Di sana, buku-buku diatur sesuai bidang untuk memudahkan pengunjung mencari buku yang mereka butuhkan. Misalnya, ada seseorang yang membutuhkan buku tentang sistem politik Indonesia, ia bisa langsung menuju rak buku berlabel “politik dan hukum”.

Bayangkan jika perpustakaan tidak menyusun buku sesuai bidang dan tidak memberi label di raknya. Setiap orang yang berkunjung pasti kesulitan dan membutuhkan waktu lama menemukan buku yang dicari di antara puluhan rak buku lain.

Hal yang sama juga bisa dilihat dalam sebuah kamus. Ketika seseorang ingin mencari arti kata “sertifikasi”, ia bisa langsung mencari kata tersebut di abjad S.

Dalam bidang IT yang aplikasi dan jumlah datanya terus bertambah, struktur data memberikan banyak keuntungan, antara lain:

  • Memproses data besar lebih cepat dengan cara mengatur data ke bentuk yang lebih mudah dikerjakan.
  • Memudahkan pencarian data dengan cara mengatur informasi dalam bentuk yang lebih mudah ditemukan.
  • Setelah selesai membuat struktur data, struktur tersebut bisa digunakan berulang kapan pun dibutuhkan. Analyst tidak perlu membuat struktur baru sehingga menghemat waktu dan tenaga.
  • Mengatur informasi agar pengguna bisa langsung mencari item yang diperlukan, tidak perlu mencari setiap item.

Penutup

Struktur data adalah cara mengatur data di komputer menggunakan format khusus. Struktur data memudahkan untuk memproses, menyimpan, dan mengatur informasi secara efektif.

Struktur data terdiri dari dua jenis, yaitu linear dan non-linear.

Dalam ilmu komputer, data adalah entitas terpenting. Struktur data menjadikan data-data tersebut lebih terorganisir.

Nah itulah penjelasan singkat seputar Struktur Data. Nantikan artikel menarik lainnya dan jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian Terimakasih…

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *