Mau Membuat Struktur Database Website? : Ini Dia 6 Tipsnya Agar Website Kamu Aman!

database website

Hai BroTech! Dalam menjalankan bisnis di zaman serba online seperti saat ini, database website memang memiliki peran yang sangat penting. Tak hanya menampilkan informasi perusahaan, situs web juga menjadi sarana berjualan, promosi, dan interaksi dengan konsumen. Supaya bisa menjalankan fungsinya secara maksimal, diperlukan struktur database yang profesional untuk website bisnis

Sekadar informasi, struktur database atau basis data merujuk pada sekumpulan data berupa informasi yang disimpan dalam komputer secara sistematik. Untuk bisa mengolah dan mengelola basis data, maka diperlukan sebuah program komputer. Perlu diketahui, database menyimpan seluruh konten yang akan ditampilkan pada homepage untuk diakses pengunjung.

Nah untuk tau mengenai struktur database website ini yuk kita simak bersama tipsnya!

Cara Membuat Database Website yang Aman

Database Website

Seperti yang kalian tahu, website yang digunakan untuk kebutuhan bisnis jelas akan memuat informasi perusahaan. Mulai dari produk yang ditawarkan, data penjualan, proses transaksi hingga informasi akun konsumen. Tentu dibutuhkan struktur database yang benar-benar aman agar bisnis tak dirugikan.

Pencurian data merupakan salah satu tindakan berbahaya yang terjadi karena bocornya website security yang tak dikelola secara maksimal. Tentu sebagai pemilik bisnis, Anda tak mau hal itu terjadi, bukan? Nah, untuk mencegah kerugian finansial yang diakibatkan pencurian data oleh oknum tak bertanggung jawab, berikut pembahasan mengenai cara membuat database website yang aman:

Pembatasan Akses Jarak Jauh

Membuat keamanan website menjadi maksimal bisa dilakukan dengan memberlakukan pembatasan akses jarak jauh. Bahkan jika perlu, administrator server harus masuk ke serverweb melalui jalur lokal. Kalaupun harus menggunakan akses jarak jauh, diperlukan sistem pengamanan yang maksimal, seperti protokol tunneling dan adanya enkripsi.

Apalagi jika database yang digunakan dalam website memuat sejumlah informasi penting dan bersifat pribadi. Selain memberikan izin akses jarak jauh dengan sejumlah enkripsi pengaman, Anda wajib menyertakan pembatasan ke sejumlah IP dan akun tertentu.

Pengaturan Job Description dan Akses Perizinan

Dalam membuat struktur database di sebuah website, tentu ada banyak pihak yang terlibat. Mulai dari tim pengembang, penguji sampai produksi. Nah, agar bisa membangun web security yang maksimal, Anda harus melakukan pengaturan atas perizinan yang diberikan. Misalnya saja tim pengembang yang memiliki akses khusus ke web database dan sumber daya server.

Tak hanya tim pengembang, kelompok penguji juga harus diberikan akses terpisah, terutama untuk server yang tidak bisa dimasuki oleh pengguna umum. Oleh sebab itu, setiap tim yang terlibat diharuskan menggunakan akses khusus pada file yang sudah ditentukan, alih-alih akses umum, supaya keamanan database website terjamin.

Perbarui Fitur Keamanan

Database Website

Kendati sudah memberikan tindakan pengamanan berlapis, semua tidak akan bisa maksimal jika Anda lupa melakukan pembaruan fitur keamanan. Ya, sistem operasi dan perangkat lunak atau software dalam database harus dilakukan update secara tepat waktu, dan berkala. Pembaruan ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan atas potensi pembobolan data akibat peretasan. Di sinilah pentingnya melakukan website security check.

Hindari Data Bertingkat

Banyak pengelola website menggunakan pengaturan struktur data bertingkat. Padahal, pengaturan ini bisa membuat siapa pun memperoleh akses ke seluruh data pada sebuah node. Demi mencegah kebocoran database, ada baiknya membuat struktur data dengan serapi mungkin. Melalui basis data yang dipisahkan dalam beberapa jalur, penggunaannya jauh lebih efisien sesuai kebutuhan.

Struktur ini sangat berfungsi dalam tahap pembangunan aplikasi yang membutuhkan ribuan informasi data. Jika struktur yang dibangun lebih efektif, tapi memberikan dampak maksimal, tentu akan memberikan hasil yang lebih baik bagi tampilan website dan kebutuhan perusahaan.

Rajin Memantau dan Audit Server

Meskipun terdengar merepotkan, apabila Anda ingin membangun struktur database website yang aman, tentu harus rajin melakukan pemantauan dan audit server. Pemilik web harus memantau kinerja semua log layanan jaringan, log akses situs web, hingga log sistem operasi. Kenapa semua itu wajib dilakukan?

Karena file log ini yang paling rentan menghadapi serangan para hacker atau virus berbahaya, sehingga sistem keamanan database website bisa dibobol. Melalui pemantauan dan audit yang rutin, ketika ada kejanggalan yang muncul pada log, tentu bisa dilakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan solusi kebocoran.

Gunakan Bantuan Profesional

Untuk membuat basis data situs web lebih aman, Anda dapat meminta bantuan atau bekerja sama dengan pihak ketiga yang profesional. Karena bagaimanapun juga, tidak selamanya Anda bisa melakukan tindak pengamanan secara internal. Pihak ketiga yang profesional jelas memiliki infrastruktur pengamanan basis data lebih baik.

Dengan bantuan profesional, Anda pun tak perlu repot lagi dalam urusan pengamanan struktur database website. Karena setiap risiko bisa dipertanggungjawabkan dan dikelola pihak ketiga. Namun, tentu saja Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran bisnis.

Nah bagi BroTech yang ingin membuat website yang aman bisa menggunakan jasa pembuatan website dan mengunjungi laman Solid nih!

Baca Juga: Fitur NFC di Smartphone : Ini Dia 5 Fakta Menariknya!

Nah itu dia tips untuk membuat database website yang aman nih BroTech! Gimana kalian sudah paham dong?

Bagi BroTech yang tertarik dengan dengan dunia teknologi lainnya bisa dipelajari lagi ilmu nya lebih dalam ya dan ikuti sosial media instagram kami @solit.official untuk tau informasi menarik lainnya!

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *